pico

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 10 Maret 2012

AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY

KUMPULAN AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY

AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8100
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8120
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8220
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8310
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8320
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8520
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 8900
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9000
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9100
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9105
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9300
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9500
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9520
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9530
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9630
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9650
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9700
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9780
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9790
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9800
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9900
AUTOLOADER FULL OS BLACKBERRY 9930

Sumber : www.rajaponsel.com

Kamis, 01 Maret 2012

POWER UP SYSTEM LOGIC ( PUSL )

Coba Buka Skema salah satu Nokia BB5, ketika kata kunci PUSL kita search maka akan ditemukan PUSL.PUSL ini bukanlah komponen, juga bukannya tegangan maupun clock. ia hanyalah gabungan dari system rangkaian yang berjumlah 8 kalau di Skema Nokia.

Bila salah satu atau lebih PUSL ada masalah, maka akan berdampak HP akan matot 1st boot error, maupun Blank Putih (APE Error, Product Selection Mismatch, APE 1st boot error. dll istilah)

PUSL (Power Up System Logic) adalah salah satu syarat kerja untuk penyalaan ponsel. Berupa suatu sistem rangkaian kerja dan perintah antara Processor dengan Power Management.

Syarat Kerja penyalaan Ponsel antara lain,
1. Teg. Batt
2. Trigger (ON/Off)
3. Tegangan2 Regulator
4. PUSL
5. System Clock
6. Data.

Kali ini saya akan membahas PUSL menurut versi saya sendiri berdasarkan literatur2 yang ada.

Ke Delapan System PUSL antara lain :

0. PURX (Power Up System Logic)
1. SleepClk
2. RstX
3. SleepX
4. ApeSleepX (BTClk)
5. SMSPClk
6. SysClk
7. Clk600

Diurutkan mulai dari 0 - 7.

Mengapa harus diurutkan. Karena Proses kerja penyalaan HP dimulai dari 0 hingga 7. Jadi berurutan tdk mengacak.

0. PURX

Adalah Tegangan Reset sebesar 1,8V dari IC Power1 (RETU/AVILMA) utk CPU (RAP dan OMAP) dan IC Power2 (TAHVO/BETTY).

Jadi dengan mudahnya kita mengukur PURX sebesar 1,8V dgn Multimeter saja. Bila PURX tdk muncul cek sumbernya dari IC Power 1. Juga kemungkinan short dari komponen penerima tsb (RAP/OMAP/TAHVO/BETTY)

1. SleepCLK = 32,768 Khz

Adalah Clock sebesar 32 Khz yg dikirimkan dari IC Power 1 dgn referensi dari 32,768 Khz Crsytal Clock menuju ke CPU (RAP & OMAP) serta utk IC BTFM (Bluetooth FM Radio)

Gelombang Sinus dari 32,768 Khz Crystal akan diubah menjadi Gelombang SquareWave 32,768Khz oleh IC Power1, utk dikirim ke CPU sbg syarat kerja CPU.

Mengukurnya?

Gunakan Frequency Counter, dan ukur di Test Point Sleep Clock tsb. Bila keluar 32,768 Khz atau 32,769 Khz. pertanda bagus.
Bila Menyimpang. Misalnya 32,760 Khz atau 32,4 Khz. Maka HP akan lambat proses kerjanya, Dering akan lambat temponya. Jam akan tdk akurat, selalu ketinggalan, HP signal bisa kadang hilang kdg timbul, HP Mati sendiri.
Solusinya dgn mencek 32,768 Khz crystal tsb dan juga IC Power1 (RETU/AVILMA/UEM/CCONT)

2. RSTX = 4V

Apa yg dimaksud RSTX?
RSTx adalah Perintah kerja (Reset) dari komponen Master ke Komponen Slave. Dalam hal ini pada BB5 adalah dari RETU/AVILMA ke TAHVO/BETTY juga kepada APE SMPS dan APE Flash Regulator. Agar TAHVO/BETTY juga SMPS mulai melakukan fungsi kerjanya.
Mengukurnya? Anak kecil juga bisa
Pakai Multitester DCV ukur di Test Point nya maka akan terlihat nilai RSTX = Nilai VBat yaitu 3,6V s/d 4,1 V.
Kalau Battnya hampir habis 3,6 ya RSTX 3,6V
Kalau Batt full 4,1V ya RSTX = 4,1V
Kalau batt 0V ya RSTX = 0V juga.

Jadi teg. RSTX mengikuti teg. Batere.
Apa yg terjadi jika RSTX problem?
Maka jelas HP akan Matot karena TAHVO/BETTY tdk bekerja...
Siapa yang perlu divonis?
Ya Sumbernya dari RETU/AVILMA. Namun cek juga kemungkinan konslet dari komponen penerima.

3. SleepX = 1,8V

SleepX adalah Respon balik dari CPU (RAP) kepada RETU, TAHVO, juga kpd BTFM.Sebagai jawaban dari PURX yg dikirim oleh RETU/AVILMA.Sama seperti PURX besarnya = 1,8V.
mengukurnya juga mudah saja.Jika tdk keluar, walaupun PURX sdh ok, maka perlu dicurigai dari CPU/RAP bermasalah. Juga jalur penerimanya.

Tapi Cek dulu apakah CPU sdh dikasih makan?

(Alias Sdh dapat VCORE 1,4V dari TAHVO/BETTY setelah TAHVO/BETTY direset oleh RETU/AVILMA maka TAHVO/BEETY akan mengeluarkan VCORE. Jadi semua saling berhubungan.)
Nah dari keempat PUSL tsb. semua mempengaruhi HP matot 1st boot error. Jadi teknisi yang baik harus dapat mengukurnya. Jika tidak dapat mengukurnya, apalagi mengetahuinya, ya bukan teknisi yang professional donk..

Selanjutnya ke empat PUSL berikut akan saya lanjutkan. Keempat PUSL terakhir tdk sampai menyebabkan HP matot. Namun kerusakan APE 1st boot error, Blank Putih, Product Selection Mismatch.

4. ApeSleepX = 1,8V

APE SleepX adalah Teg. Perintah yg dikirimkan dari OMAP menuju RAP, RAP ke OMAP. Antara kedua CPU saling berinteraksi.

Juga sebagai syarat kerja dari BTFM..

Juga pada APE SMPS N70 kaki VSEL (Voltage Selector), dibutuhkan APE SleepX ini, utk mengatur teg. Output VCOREA dari SMPS ini.
Saat APE SleepX 1,8V HP kondisi Local Mode maka SMPS outputnya adalah 1,4V

Jik APE SleepX turun dari 1,8V maka HP kondisi Sleep Mode maka SMPS outputnya adalah 1,05V.

Mengukurnya mudah saja ya, ukur 1,8V di Testpoint APE SleepX.

Jika tdk keluar bisa cek OMAP, dan rangkaian penerimanya.


5. SMPSclk = 2,4 Mhz

Agar TAHVO/BETTY Mengeluarkan VCore maka salah satu syarat kerjanya adalah SMPS Clock selain RSTX tadi.

Saat SMPS Clock 2,4Mhz TAHVO/BEETY akan mengeluarkan VCORE =1,4V
Saat SMPS Clock Low, maka TAHVO/BETTY akan mengeluarkan VCORE 1,05V

Mengukurnya gunakan Frequency Counter saja di kaki testpoint SMPS Clcok tsb. (Contoh pd N70 di J2308)
akan terlihat besaran Frequency 2,4 mhz.

Jika tdk keluar boleh dicurigai pemberi nya adalah RAP, sedangkan sumbernya adalah dari VCTCXO --> RF CLock sendiri.

SMPSClk 2,4 Mhz tdk keluar ke TAHVO/BETTY bisa mengakibatkan matot, sdgkan jika tdk keluar ke APE SMPS bisa mengakibatkan Blank Putih.

6. SysClk = 19,2 Mhz

SysClk 19,2 hz adalah syarat kerja dari OMAP. Apabila tdk keluar maka OMAP tdk bekerja ya hasilnya 1st boot APE Error (Product Selection Mismatch)

SYS Clk utk OMAP berasal dari RAP.
RAP juga bersumber dari RF Clock 38,4 Mhz oleh internal RAP dibagi2 menjadi SYS CLK 19,2 Mhz.

Mengukurnya gunakan Frequency Counter..

7. Clk600 = 600 Khz.

Clk600 dari TAHVO/BETTY utk IC SMPS.

Mengukurnya jelas menggunakan Frequency Counter.
Bila tdk keluar maka bisa dipastikan TAHVO/BETTY sbg pemberinya.

Clk600 ini sbg syarat kerja dari IC APE SMPS.

Bilmana CLK600 tdk bekerja, maka SMPS juga jadi malfunction, sehingga OMAP juga ikut tdk berfungsi akibatnya 1st boot APE error.

Apabila kita sdh menjumper VCOREA ke VCORE yg sama2 1,4V.

Maka sdh tdk diperlukan lagi Clock600 ini, juga berikut komponen SMPS dan Coilnya.

Demikianlah penjabaran dari system PUSL ini pada Nokia.Diharapkan para teknisi dapat mengukur ke delapan system ini dengan benar sebagai prosedur penganalisaan dan pengukuran masalah HP Matot dengan benar.

Sumber dari artikel : Apa itu PUSL (Power Up System Logic) by HAWKINS

X2 SOLUTION

SIM


SPEAKER


POWER SWITCH WAY


NOT CHARGING


RINGER


MMC


MIC


NO NETWORK


KEYPAD


HANDFREE



LIGHT


CHARGING NOT RESPONDING


BLUETHOOT


PENGISIAN TDK DIDUKUNG

Jumat, 17 Februari 2012

PERMASALAHAN 1ST Boot ERROR

Dalam menangani kasus hp mati total, biasanya kita selalu lakukan cek menggunakan alat flasher, yang saya yakin hampir sebagian besar para tukang serpis hp (bahasa kerennya teknisi hp) sudah banyak yang memilikinya. Setelah hp kita hubungkan dengan alat flasher (dalam hal ini saya menggunakan HWK) lalu kita klik check, maka alat flasher akan langsung membaca keadaan hp tersebut. Untuk hp yang mati total seringkali kita menemui hasil checknya yaitu CMT 1st Boot Err: Bad Resp RAPx, seperti gambar dibawah ini.



CMT 1st Boot Err: Bad Resp RAPx ini terjadi karena IC CPU (RAP) tidak bekerja. Agar RAP dapat bekerja ada beberapa syarat yang dibutuhkannya yaitu :
- VBAT, tegangan sebesar 3,7Volt, sebagai tegangan kerja RETU dan TAHVO.

- VCORE, tegangan sebesar 1,4Volt untuk tegangan kerja Micro Proccesor yang tersimpan pada RAP.

- VIO, tegangan sebesar 1,8Volt untuk tegangan kerja Digital.

- PURX, tegangan sebesar 1,8Volt merupakan tegangan perintah / reset RAP3G agar dapat aktif.

- RSTX, tegangan sebesar 3.7Volt (sama dengan tegangan Vbat) digunakan untuk tegangan perintah / Reset agar Tahvo dapat aktif. Tanpa RSTX maka tegangan VCORE tidak akan dapat dihasilkan oleh TAHVO.

- RF Clock, Denyut sebanyak 38,4Mhz untuk kebutuhan Digital Clocking. Clock ini dihasilkan oleh Oscilator VCTXO, kemudian diteruskan ke RF Proccesor AHNE/HINKU.

- Int USB / FBUS, merupakan jalur akses data dari Box menuju RAP. Jalur data ini sebelum masuk ke RAP3G akan melewati TAHVO, tujuannya sebagai Level Shifter. Tentunya apabila TAHVO bermasalah maka Flasher Box tidak dapat mengakses RAP.



Proses : (perhatikan gambar flowchart diatas)

RAP akan aktif apabila kita menekan tombol on/off, atau ada perubahan tegangan di BSI. Pada saat kita menekan power on, maka Retu akan memberikan tegangan VIO dan RSTx secara bersamaan. Tegangan perintah RSTx diberikan kepada Tahvo agar mengeluarkan tegangan VCore untuk diberikan kepada RAP.

Masih adakah yang diperlukan RAP untuk aktif ?

Ya. RAP masih memerlukan Clock sebesar 38.4 MHz yang diberikan oleh IC AHNE/HINKU. Untuk menghasilkan Clock 38.4 MHZ , dalam hal ini Retu akan memberikan tegangan VR1 sebesar 2,5v kepada VCTXO (Oscilator 38.4 MHz) sehingga VCTXO akan bekerja untuk menghasilkan Clock sebesar 38.4 MHZ lalu disalurkan melewati IC AHNE/HINKU untuk diberikan kepada RAP.

Nah..setelah semua yg diperlukan untuk membangunkan RAP sudah terpenuhi maka pada saat klik CHECK maka 1st Boot OK akan muncul dijendela flasher box. Maka dapat dipastikan bahwa RAP sudah dapat bekerja.

Bersambung......

Rabu, 15 Februari 2012

GCELL, APLIKASI PEMBUKUAN KONTER HP



Cukup banyak Aplikasi pembukuan untuk konter hp yang tersedia, hanya saja kebanyakan berbayar alias tidak gratis. Namun kali ini ada juga yang berbaik hati untuk berbagi suatu Aplikasi Pembukuan Konter HP yang bisa digunakan cuma-cuma ( gratis...tis..tis ).

GCell adalah software buatan lokal yang fungsinya untuk perancangan pembukuan khusus untuk counter hp. Fitur yang disediakan mencangkup penyimpanan data, voucher / kartu perdana, accesories counter, service / pelayanan, dll. Software ini menggunakan bahasa indonesia dan tampilannya dibuat sederhana untuk mempermudah penggunaannya.

Fitur yang tersedia:
* Stock Voucher
* Stock Handphone
* Stock Kartu Perdana
* Service dan pelayanan
* Accesories
* Laporan / Report

Ukuran File : 5.978 kb

Silahkan Download DISINI

* Jika saat menginstal, terdapat error pada msvbvm60.dll, klik saja tombol "ignore/abaikan", aplikasi akan tetap terinstal dengan normal.

Hosting Gratis...Daftar yuuu

JOIN DISINI...IKUTI UPDATE TERBARU

 

Copyright © 2009 by TRIK SERVICE PONSEL